Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2008

Warna-Warni Kacamata-Kacahati

Warna-Warni Kacamata-Kacahati Dalam dua bulan terakhir, begitu banyak eksperimen dan fenomena sosial yang saya jalani, baik sengaja maupun tidak sengaja. Begitu banyak pula pelajaran dan perenungan berharga yang saya peroleh dari rangkaian pengalaman ini. Saat saya menuliskan artikel “Catatan Tentang Perpisahan”, respons yang saya terima sungguh di luar dugaan. Sejauh ini, itulah artikel yang memecahkan rekor komentar terbanyak di blog ini. Hampir semua artikel di blog ini berbasiskan pengalaman saya pribadi, tapi “Catatan Tentang Perpisahan” sepertinya begitu mengusik ‘dawai’ banyak orang. Entah karena kisahnya yang aktual, faktual, dan mengandung unsur sensasi, but it seems we all have our own saying when it comes to love, relationship, and God. Tiga topik itulah yang menjadi benang merah hampir semua komentar yang terlontar. Dalam boks putih itu, kita mengadu persepsi dan pengalaman kita atas ketiganya. Saya akan berbagi dengan jujur tentang pengalaman saya pada posisi sebagai si p...

10 Most Hillarious, Humorous, and Hideous Gossips I Found

Gambar
10 Most Hillarious, Humorous, and Hideous Gossips I Found Just for the fun of it (and not so fun of it), I’ve highlighted some of the most intriguing news (read: gossip) out there, written by the media or shared by the public through discussion forums. Some were disturbing, but some were absurdly funny. And here they are in random order: #1: The Titanic Sinks Us (Again) “Ada sekelumit kisah di balik gugatan cerai Dewi Lestari pada suaminya, penyanyi Marcell. Rupanya sebelum memutuskan bercerai, pasangan dengan satu anak itu mendengarkan album soundtrack film Titanic. 'Ketika kami memutuskan, kami memasang lagu Titanic dan kita saling curhat,' jelas Marcell.” [InfoGue.Com] Fact: Saat kami konferensi pers, seorang wartawan yang masih belum puas dengan jawaban yang sudah kami berikan lantas meminta keterangan lebih lanjut mengenai alasan perpisahan kami berdua, dan Marcell menjawab “Kalau mau diceritain semuanya ya panjang banget, kita harus ngobrol semalam suntuk…” dan dengan be...