Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2009

Pelajaran Winnie Sang Penyihir

Gambar
Pelajaran Winnie Sang Penyihir Sebagaimana ritual kami setiap malam, Keenan minta dibacakan dongeng sebelum tidur. Dan seperti biasanya, saya memberikan kebebasan bagi Keenan untuk memilih buku yang ingin ia baca. Malam itu, ia memilih dongeng serial “Winnie The Witch” —enam buku yang masih licin dan rapi karena belum pernah dibaca. Sebulan yang lalu, bundel dongeng itu dihadiahkan sahabat saya tercinta: Tri (atau ‘Tante Tree’, jika diucapkan oleh Keenan, seperti melafalkan ‘tree’ dalam bahasa Inggris). Tantenya yang satu ini tinggal di Dubai dan pulang ke Indonesia cuma satu-dua kali setahun. Jika suka pada satu buku, Keenan biasanya mengulang-ulang buku yang sama. Butuh waktu panjang untuk akhirnya Keenan melirik materi baru. Saya, yang kebagian tugas membacakan, terpaksa bertahan dengan rasa bosan. Tak jarang saya jadi hafal isi buku-bukunya sampai kata per kata. Jadi, waktu dia memilih “Winnie The Witch” yang sudah sebulan nongkrong di rak, dalam hati saya bersorak-sorai (hore! bac...

Merenungi Meditasi

Merenungi Meditasi * Akan diterbitkan di majalah Intisari edisi khusus Mind, Body & Soul minggu ke-3 Januari Pada salah satu sesi meditasi mingguan yang rutin saya jalani, hadirlah beberapa orang baru yang belum pernah ikut meditasi sebelumnya. Mereka lantas diberi kesempatan untuk bertanya seputar praktek meditasi. Sebaliknya, para peserta lama juga berkesempatan untuk ikut berbagi pengalaman. Lalu ada satu orang yang bertanya: “Apakah praktek meditasi bisa mengurangi masalah?” Mungkin ia berharap meditasi bisa menjadi semacam metode problem-solving untuk menghadapi aneka problem kehidupan. Sebuah ekspektasi yang wajar. Biasanya, manusia memang perlu dirundung sejuta masalah terlebih dulu untuk akhirnya melongok ke dalam batinnya sendiri. Dan sebagaimana kita terbiasa menganggap “solusi” sebagai tujuan akhir dari “problem”, maka meditasi pun seringkali diposisikan sebagai solution maker. Pertanyaan itu membuat saya merenung dan mengingat-ingat, apa sesungguhnya manfaat terdalam d...